Standar Layanan Perbankan
Apa Saja Sih Standar Layanan Perbankan itu?
Buat kalian yang mungkin ingin mencoba untuk masuk di dunia perbankan entah itu ingin bekerja atau sedang menempuh pendidikan di bidang perbankan dan keuangan. Kalian harus wajib tau dan kenal terlebih dahulu dengan perbankan itu sendiri dan juga standar pelayanannya ya..
Sebenarnya apa sih itu perbankan? Untuk kalian yang masih awam mengenai dunia perbankan baik akan aku jelaskan.
Perbankan adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa keuangan yang bertugas untuk menghimpun dan menyalurkan dana ke masyarakat luas, dalam bentuk simpanan maupun kredit yang diberikan. Nah jadi sekarang kalian paham kan sebenarnya definisi atau pengertian dari perbankan itu sendiri. Seperti yang kalian tau bank merupakan badan usaha yang bergerak dibidang jasa, jadi kita sebagai seorang yang ingin mengenal lebih jauh mengenai dunia perbankan. Kita harus paham betul mengenai sistem pelayanannya, sebelum kita bahas lebih lanjut mari kita bahas mengenai pengenalan nasabah.
Ada dua paradigma mengenai nasabah :
1) Paradigma Lama
Paradigma ini memandang nasabah adalah seseorang yang membutuhkan pelayanan perbankan. Yang dulu sering orang-orang lihat mengenai paradigma ini, karena jaman dulu kita harus mengantre panjang untuk setor uang atau melakukan penarikan uang.
2) Paradigma Baru
Paradigma ini melihat nasabah adalah seseorang yang dibutuhkan oleh bank. Karena bank membutuhkan nasabah untuk tetap menjalankan bisnisnya agar terus bergerak. Ini membuat banyak sekali persaingan-persaingan di dunia perbankan yang dewasa ini sering terjadi, dengan adanya kecanggihan teknologi yang semakin meluas membuat para pegiat usaha berpikir untuk menjemput bola dengan mengutamakan pelayanan dan kepraktisan untuk para pengguna layanan perbankan.
Nasabah terdiri dari dua kategori yaitu :
- Nasabah Eksternal : Individu atau organisasi diluar proses yang membayar produk dan jasa.
- Nasabah Internal : Semua pihak internal perusahaan yang mengharapkan output kerja kita dan terkait pekerjaan kita di dunia pelayanan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan
Untuk mengevaluasi kualitas jasa pelanggan umumnya menggunakan lima dimensi sebagai berikut:
a. Tangibles atau Bukti Langsung
Tangibles merupakan bukti nyata dari kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh penyedia jasa kepada konsumen. Pentingnya dimensi ini akan menumbuhkan image atau gambaran penyedia jasa terutama bagi konsumen baru dalam mengevaluasi kualitas jasa. Perusahaan yang tidak memperhatikan fasilitas fisiknya akan menumbuhkan kebingungan atau bahkan merusak citra perusahaan.
b. Reliability atau Keandalan
Reliability merupakan kemampuan perusahaan untuk melaksanakan jasa sesuai dengan apa yang telah dijanjikan secara tepat waktu. Dimensi ini penting untuk meningkatkan kepuasan nasabah atau masyarakat, jika jasa yang diberikan sesuai dengan yang dijanjikan. Jadi konsumen atau unsur reliability ini merupakan kemampuan perusahaan dalam menyampaikan jasa secara tepat dan pembebanan biaya secara tepat.
c. Responsiveness atau Ketanggapan
Responsiveness atau daya tanggap merupakan kemampuan perusahaan yang dilakukan oleh karyawan langsung untuk memberikan pelayanan dengan cepat dan tanggap. Daya tanggap dapat menumbuhkan persepsi positif, terhadap kualitas jasa yang diberikan. Dimensi ini menekankan pada perhatian dan kecepatan karyawan yang terlibat untuk menanggapi permintaan, pertanyaan, dan keluhan nasabah. Jadi, komponen ini terdiri dari kesigapan, kecepatan, penanganan keluhan karyawan atau petugas bank dalam melayani pelanggan.
d. Assurance atau Jaminan
Assurance merupakan pengetahuan dan perilaku pekerja atau karyawan bank untuk membangun kepercayaan dan keyakinan pada diri konsumen dalam mengkonsumsi jasa yang ditawarkan. Dimensi ini melibatkan persepsi konsumen terhadap resiko ketidakpastian yang tinggi terhadap kemampuan penyedia jasa. Sehingga komponen ini terdiri dari kompetensi karyawan yang meliputi keterampilan, pengetahuan yang dimiliki karyawan untuk melakukan pelayanan dan kredibilitas perusahaan yang meliputi hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan konsumen kepada perusahaan seperti, reputasi perusahaan, prestasi dan lain-lain.
e. Emphaty atau Empati
Emphaty ialah kemampuan perusahaan yang dilakukan langsung oleh karyawan untuk memberikan perhatian kepada konsumen secara individu, termasuk juga kepekaan akan kebutuhan konsumen. Jadi komponen ini merupakan gabungan dari akses kemudahan untuk memanfaatkan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan, komunikasi merupakan kemampuan melakukan untuk menyampaikan informasi kepada konsumen atau memperoleh masukan dari konsumen dan pemahaman merupakan usaha untuk mengetahui dan memahami kebutuhan dan keinginan konsumen.
Jadi sebagai kalian yang ingin mengetahui dunia perbankan kalian memang harus mempelajari standar pelayanan perbankan, karena perbankan merupakan perusahaan jasa yang mengedepankan pelayanan yang baik untuk masyarakat agar meningkatkan kepuasan pelanggan. Semoga artikel ini membantu kalian semua untuk terus belajar :)
Penulis artikel,
Widipa Nandana
Komentar
Posting Komentar