MATA PELAJARAN ETIKA PROFESI KLASIFIKASI INDUSTRI
Readers Kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis Industri
Yuk simak :)
1. Berdasarkan hubungan vertikal
Adalah hubungan yang akibat adanya penggunaan produk akhir suatu kelompok perusahaan sebagai bahan baku oleh kelompok perusahaan lain.
Contoh: pabrik benang 👉 kain
Perusahaan textile (kain) membeli ke pabrik benang
Hubungan vertikal dibagi menjadi dua yaitu:
a. Industri hulu: industri yang membuat produk yang dapat digunakan sebagai bahan baku oleh perusahaan lain
b. Industri hilir: kelompok perusahaan yang menggunakan produk perusahaan lain sebagai bahan baku untuk kemudian diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi
2. Berdasarkan hubungan horizontal
Adalah hubungan sejajar antara beberapa produk yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dalam kelompok industri yang sama.
Contoh: perusahaan x memproduksi textile dari kapas, perusahaan y memproduksi textile dari bahan wol. Industri atau perusahaan z memproduksi textile dari bahan katun.
usahanya berdasarkan usaha bisnis ditentukan oleh besar kecilnya modal yang ditanamkan. Klasifikasi industri berdasarkan skala usaha dapat dibagi menjadi 3 kriteria:
a) Industri skala usaha kecil (small scale industry)
Modal yang ditanamkan antara Rp 50.000.000,00 sampai dengan Rp 100.000.000,00
b) Industri skala usaha menengah (medium scale industry)
Modal usaha antara Rp 100.000.000,00 sampai Rp 500.000.000,00
c) Industri skala usaha besar ( large scale industry)
Modal usaha yang ditanamkan diatas Rp 500.000.000,00
4. Klasifikasi industri berdasarkan tingkatan jenis produksinya
A. Industri ringan
Jenis industri ringan adalah kelompok perusahaan yang memproduksi barang-barang konsumsi. Misalnya industri makanan ternak, industri terigu, industri minuman dalam botol, industri makanan dalam kemasan, industri mainan anak, industri jasa angkutan darat, industri sepeda dsb.
B. Industri menengah
Yang termasuk industri menengah antara lain industri ban mobil, industri semen, industri farmasi, industri jasa angkutan kereta api, industri jasa angkutan udara, industri perikanan laut dsb.
C. Industri berat
Yang termasuk industri berat antara lain industri pembuatan traktor, industri pembuatan mesin mobil, Industri pembuatan pesawat, industri satelit, industri eksplorasi tambang di dasar laut dsb.
5. Jenis industri berdasarkan produktivitas perorangan
* Industri primer
Adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu.
Contoh: industri primer adalah hasil produksi pertanian, perkebunan, pertanian, dsb.
* Industri sekunder
Adalah industri yang mengolah bahan mentah menjadi barang-barang yang dapat diolah kembali (barang setengah jadi)
Misalnya: industri permintaan barang sutra, industri komponen elektronik, dsb.
* Industri tersier
Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa.
Contoh: telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dsb.
Semoga bermanfaat 😊
Penulis artikel,
Widipa Nandana
Komentar
Posting Komentar